Thoriqi Firdaus, S.Pd., M.Pd.
Dosen Universitas Pelita Bangsa
Peran Berpikir Kreatif & Inovatif
Membuka batas imajinasi untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, adaptif, dan berpusat pada eksplorasi siswa.
Mulai EksplorasiApakah Hanya Ada Satu Cara untuk Mengajar?
Bayangkan Anda harus menjelaskan satu materi yang sama kepada 30 siswa.
Tetapi setiap siswa memiliki cara belajar, pengalaman, minat, dan tingkat pemahaman yang berbeda.
Apakah satu cara mengajar akan selalu cocok untuk semua siswa?
Tetapi, apa yang sebenarnya dibutuhkan seorang guru ketika menghadapi situasi seperti ini?
Apakah cukup hanya dengan memiliki banyak metode mengajar?
Atau diperlukan kemampuan untuk melihat kemungkinan lain, menghasilkan ide, mencoba, dan memperbaikinya?
Di sinilah kita mulai melihat peran berpikir kreatif dan inovatif dalam pembelajaran.
Kelas yang Kehilangan Minat Belajar
Guru kelas V mengalami kesulitan ketika mengajarkan materi tertentu. Siswa cenderung pasif, hanya beberapa siswa yang aktif menjawab, dan kegiatan pembelajaran terasa monoton.
Di Mana Kreativitas Dibutuhkan?
Dalam kasus tadi, Anda mungkin menyadari: guru sangat membutuhkan kreativitas ketika harus mencari berbagai kemungkinan baru untuk menghadapi kebuntuan di kelas.
✨ Di sinilah kita melihat bahwa berpikir kreatif memiliki fungsi praktis yang sangat nyata dalam merancang dan memecahkan masalah pembelajaran.
Apakah Ide Baru Selalu Menjadi Inovasi?
Mari kita uji pemahaman dari minggu lalu. Klik pada setiap situasi di bawah ini untuk melihat perbedaannya!
Lalu, apa yang membuat sebuah ide berubah menjadi inovasi?
Diskusi Kelompok: Bedah Kasus
Setiap kelompok memperoleh satu kasus. Bacalah situasi, kemudian diskusikan dengan menggunakan lima tahap (Design Thinking) berikut:

